![]() |
| Ilustrasi |
Mengingat quota Fasilitator Teknik di Propinsi Jawa Barat masih mengalami kekosongan, Baik di beberapa kecamatan regular dan MP3KI,
BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) Provinsi Jawa Barat
menggelar seleksi aktif (Senin, 29/09). Kegiatan ini ditujukan untuk
mempercepat capaian kinerja melalui pengadaan tenaga konsultan ditingkat
kecamatan.
Berdasarkan
absensi, dipastikan 16 orang menjadi peserta. Mereka adalah bersedia mengikut
tes karena yang terpanggil sejumlah 29 orang. Bersamaan itu pula diselenggarakan
seleksi untuk Fasilitator PPU (Perguliran dan Pengembangan Usaha). Pesertanya
13 orang. Sebagaimana diketahui, hingga akhir bulan September 2014 masih
terdapat kekurangan dua orang calon Fasilitator PPU.
Pada
pukul 09.30, seleksi yang diselenggarakan di aula BPMPD Jawa Barat jalan Soekarno
Hatta 466 Bandung, dibuka oleh Nurtafiyana, S.Pt ME. Kabid Pemberdayaan
Masyarakat itu menyampaikan harapan agar peserta dapat mengikuti seleksi dengan
jujur. Menurutnya, tantangan pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat
di Jawa Barat semakin kompleks. “Karenanya dibutuhkan Fasilitator yang punya tekad
kuad mendampingi masyarakat”, kata PJOprov itu.
Pada
pukul 10.00 peserta mengikuti tes tulis dengan durasi 1 (satu) jam. Tempatnya
terbagi dua, yaitu seleksi calon FT di aula kecil sedang calon F-PPU di ruangan
meeting PEM. Setelah itu, masing-masing peserta mengikuti wawancara. Untuk calon
FT dibagi dua kelompok pewawancara. Demikian pula calon FPPU juga dibagi dua kelompok. Selain
kemampuan dasar, peserta juga diminta tunjukan ketrampilan teknis seperti
menggambar (untuk calon FT) atau mengisi neraca (untuk F-PPU).
Seleksi
kali ini cukup menarik karena peserta bukan hanya dari internal, tetapi juga
ada yang eksternal program PNPM Mandiri Perdesaan. Ada yang berlatar belakang
Program Pengembangan UKM, PPIP, P2KP maupun dari Swasta. Karenanya penguji
dihadapkan pada sikap teliti untuk memastikan bahwa calon yang terpilih sesuai
dengan yang diharapkan.
Seleksi
di akhiri pukul 17.00 WIB. Untuk melengkapi kemampuan teknis, masing-masing peserta
juga di uji ketrampilan computer. “Hal ini untuk memastikan bahwa calon yang
terpilih siap bekerja”, ujar Rohmano Omorose, Spesialis Management Information
System RMC III Jawa Barat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar